LOMBA 2014 Hari Kedua

Hari kedua lomba, wah lombanya udah satu tahun. Yang hari pertama tanggal 31 Januari 2014, yang hari kedua tanggal 1 Januari 2015. Lama kan lombanya :-D
Dilomba hari kedua ini cukup seru dan hampir kebanyakan lombanya menunjukan keratifitasnya. yaps, lomba yang menurut saya setiap tahun pasti ada lomba satu ini yaitu lomba MADING. Tapi sebelum kita lomba mading, kita mempersiapkan alat-alat dulu. Seperti, Kompor, dandang, sabruk, pisau, piring, ember,,,
Lho, apa hubungannya lomba hari kedua ini dengan alat-alat itu? Katanya lomba mading. :-)

Nih aku kasih tahu ya, sebelum lomba mading dimulai kita lomba masak dulu. Setiap kelompok memasak makanan apa saja dengan bahan baku KETELA. entah mau dibikin gethuk, sawut, puding, tela-tela, atau jus tela, permen tela, terserah yang penting bahan baku dari ketela.
Acara dimulai sesuai jadwal, pukul 08.00 Waktu Indonesia Bagian Mbulu.
Tak lengkap rasanya kalau cuma masak aja, so, kita puterin musik untuk adek-adeknya. boleh juga kirim salam, soalnya kita udah ngundang mc terkenal. Ini dia MCnya :-D



Satu jam kemudian hampir pada mau selesai, nah sekarang saatnya lomba mading. sebagian dari kelompok yang tidak membantu memasak kami angkut ke serambi masjid untuk lomba mading. Yang masih masak dan pingin bantuin buat bikin mading juga boleh bolak-balik kaya setrikaan kesana kemari.
Yang kecil-kecil yang gag bisa masak, dan yang gag bantuin mading kami suguhkan gambar tanpa warna yang harus mereka berikan warna agar indah.
mading :-D

Hasil dari lomba masak bukan ustad-ustadzahnya yang menilai, melainkan para warga sekitar masjid. Tapi kami kesulitan mencari juri untuk masakan adik-adik ini, ntah kenapa hanya ada beberapa warga saja yang berada diluar rumah. Yang lain mungkin masih ngantuk dan tidur siang karena tadi malam begadang :D heheee,,
Ini dia hasil masakan para koki cilik ISAM3, kelihatan lezatkan
yang suka pedes?? Mau

bola bola

sawut hmmm lezat

warnanya indah kan ?

bolu gulung versi tela

puding tela


























Yang mau tahu resepnya request ke kita dengan cara komen pada artikel ini atau kunjungi fb kami . Insya Allah kita tanyakan pada koki cilik kita dan akan kita postingkan pada artikel-artikel berikutnya.

Itu tadi sedikit dokumentasi dari kita. untuk foto-foto lombanya yang lain ada di fb.
Terimakasih,, :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Fakta Bahwa Bulan Pernah Terbelah




Dalam suatu diskusi di televis Inggris, tiga orang pakar ruang angkasa Amerika Serikat  yang menjadi tamu dalam diskusi tersebut menceritakan, pihaknya telah mengeluarkan dana sebesar  100 juta dollar untuk mengadakan penelitian. Penelitian tersebut tentang kandungan bulan dan hasilnya, mereka menyatakan bahwa bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.
“Kami  mendapati secara pasti dari batu-batuan yang terpisah (karena) terpotong di permukaan bulan sampai kedalam (perut) bulan. Kami meminta para pakar geologi menelitinya, dan mereka mengatakan bahwa hal ini tedak mungkin terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali!”
Bukti lain yang memperkuat fakta bahwa bulan pernah terbelah adalah catatan sejarah India dan Cina Kuno. Dalam buku Ma Dalla ‘Alaihi al Qur’an, Sayyid Mahmud Syukri Al Alusi yang mengutip buku Tarikh Al Yamini menuliskan bahwa dalam sebuah penaklukan yang dilakukan oleh Sultan Mahmud bin Sabaktakin al Ghaznawi terdahap satu kerajaan yang masih menganut Paganisme(penyembahan terhadap berhala) di India, ditemukan lempengan batu di dalam sebuah istana taklukan tersebut. Pada lempengan itu terpahat tulisan yang berbunyi, “Istana ini dibangun pada malam terbelahnya bulan dan peristiwa itu mengandung pelajaran bagi orang yang mengambil pelajaran.”
Mukjizat  yang  dilimpahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW pada 1400 tahun lalu, terbukti benar secara ilmiah. Rasulullah pernah membelah bulan saat sebelum Hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang  musyrik berkata sambil mengejek dan mengolok-olok, “Wahai  Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada  kami satu kehebatan yang bias membuktikan kenabian dan kerasulanmu!”
Rasulullah bertanya, “Apa yang kamu inginkan?”
Mereka menjawab, “Coba belah bulan.”
Maka, Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdo’a kepada  Allah agar menolongnya. Lalu, Allah memberitahu  Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan dan terbelahlah bulan itu.
Maka orang-orang musyrik berkata, “Muhammad engkau telah menyihir  kami!”
Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir memang benar  bisa saja “menyihir” orang  yang  ada di sampingnya, akan tetapi tidak bisa menyihir  orang  yang  tidak ditempat itu.  Maka,  merekapun menunggu  orang-orang  yang  pulang dari perjalanan. Lalu,  orang musyrik pun bergegas menuju keluar batas kota Mekah menanti  orang  yang  baru pulang dari perjalanan.
Dan  ketika datang rombongan  yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekah, orang-orang  musyrik  pun  bertanya, “Apakah  kalian  melihat sesuatu  yang  aneh pada bulan?”
Mereka menjawab, “Ya,  benar. Pada suatu malam yang lalu kami  melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali”
Akhirnya sebagian mereka pun beriman sedangkan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya dalam Q.S. Al Qamar ayat 1 sampai 5

Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.  (Q.S. Al Qamar : 1)

Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus". (Q.S. Al Qamar : 2)
 
  Dan mereka mendutakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya (Q.S. Al Qamar : 3)
Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran).(Q.S. Al Qamar : 4)
Itulah suatu hikmah yang sempurna maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).(Q.S. Al Qamar :5)
Terbelahnya bulan adalah salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Peristiwa tersebut tertulis jelas dalam  Al-Qur’an  dan terbukti secara ilmiah
Subhanallah...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

LOMBA 2014 Hari Pertama

Hari itu hari Rabu, tanggal 31 Desember 2014
TPA mengadakan lomba, ntah lomba akhir tahun atau lomba liburan semester. Yang jelas acara ini sepecial untuk santriwan santriwati dan ustadz ustadzah TPA ISAM3.  
Rencana awal acara dimulai pukul 08.00 pagi tepat waktu Indonesia bagian Mbulu. Tapi sayang, kemarin hujan …, akhirnya dimulai pukul  09.00. dan para ustad ustadzah melakukan sholat Dhuha. Hasilnya Hujan berhenti horeeeee,,
Untuk kejadian lengkapnya saya kurang tau, tapi lomba hari pertama yaitu mencari jejak. Bukan lomba juga sih sebenarnya, Cuma permainan agar para santriwan santriwati senang aja. Tak lupa kami menunjukkan petunjuk-petunjuk yang harus mereka cari agar dapat sampai pada pos-pos yang telah menunggu kedatangan mereka.
Mereka diberangkatkan dari masjid oleh mb Cindy dan mb Veka satu kelompok satu kelompok.
MNH mengatakan bahwa sebelum berangkat para santriwan santriwatinya diberi hiasan di muka, hiasannya berupa coretan seperti tentara. setelah itu diberikan sebuah tongkat berisi tulisan demo.
Baru diberangkatkan dari masjid, salah satu kelompok udah sampai ke pos 4. Sontak saja penunggu pos 4 bingung, Lha? Kok bisa?
Iya ternyata mereka kesasar. hehee,, pada nggak merhatiin nih sampai bisa kesasar.
Nah sebenarnya urutan posnya sebagai berikut :
POS 1 tempatnya di daerah sawo. Disana permainannya menyusun ayat. Dengan penunggu pos mb Iffah dan mb Oki. Nah, di pos ini banyak kelompok yang ngeluh, (Lho,lho,lho... kenapa dhek?). Kata salah satu narasumber saya, dia berkata "Acara kemarin itu seru semua tapi di pos 1 kurang seru. Soalnya kebanyakan anggota kami masih kecil. sedangkan kami harus menyusun ayat yang adik-adik dianggota kami belum hafal".
Ya udah dek, sabar ya. Berarti harus lebih semangat lagi hafalannya.
Selain itu ada lagi nih kelompok yang nyasar udah sampai ke pasar sawo. hehehee,, gimana nih kok adik-adiknya bisa nyasar terus?
"Waktu itu kan ujan mb, terus kita lanjutin perjalanan nah kita bingung mb ada rafia yang menuju ke arah pasar sawo deket banjardowo. ya udah kita ambil yang arah sana. Nah untung ada mas Wisnu yang bilang bahwa POS 2 ada di SD JIMBUNG 4. Ya udah, tanpa kita lihat petunjuk kita langsung ke SD." kata narasumber saya sebut saja inisial dek Vio.
Usut punya usut nih, ternyata rafia yang dilihat itu bukan petunjuk. Melainkan rafia yang emang udah ada disana untuk mengikat tumbuhan. Hehehe,,

hasil coretan muka p. No
Nah, POS 2 tempatnya di SD N 4 JIMBUNG, penunggunya mb Wahyu dan mb Esa. Permainannya  memindahkan air dari tempat yang satu ketempat yang satunya dengan menggunakan raffia tanpa memegang  gelasnya.

coba tebak 
POS 3 tempatnya di Rumahnya mb Ajeng. Disini permainannya menebak gaya, dengan penunggu mb Nia dan mb Iga. Hmm, kalo kita ikut pasti ketawa deh. Soalnya gerakannya lucu-lucu. Waktu bikin soal malam hari sebelumnya, mereka udah praktekin dan semua tertawa terpingkal-pingkal melihat ekspresi lucu mb Iga dan mb Nia.

POS 4 bertempat di SD N 2 JIMBUNG, penunggunya mb Ariska dan mb Nisa. Judul permainannya “Si Buta Mencari Mata”. Rintangannya, salah satu mata anggota kelompok ditutup. Terus, yang lain mengarahkan. Eits, tapi jangan salah. Jalan yang harus dilalui sudah disusun sedemikian rupa, berkelok-kelok. Jadi disini kita harus percaya teman kita sendiri.



demo kita nih
Hujan sepertinya tidak jadi masalah untuk mereka. Buktinya, disepanjang perjalanaan mereka mendemokan tulisan yang mereka bawa. Selain itu mereka juga meminta tanda tangan,kritikan, dan masukan agar dapat membuat TPA semakin baik lagi dari masyarakat sekitar.


 POS terakhir, posnya PAK KET, di pos ini kekompakan semua santriwan santriwati yang diperlukan, dengan rintangan dari para ustad-ustadzah yang harus mereka lewati,. ini dia dokumentasi sebagiannya

pada capek ya









kru putri kita
Walaupun saya nggak ikut nih, tapi mendengar cerita dari temen-temen yang awalnya pada bilang “ah, mb capek habis piknik”, “masa yang besar juga ikut mb?” tapi ternyata setelah selesai lomba hari pertama  mereka saya Tanya, gimana nich lombanya? Mereka menjawab Seru mb, walaupun basah-basahan. Terus saya Tanya lagi, yang hari kedua ikut kan dek? Pada jawab “Ikutlah mb,,” Seru bangeet. Sayang saya nggak bisa menemani mereka. Untuk ustad-ustad yang nggak kesebut namanya juga ada disana dan ikut membantu jalannya lomba. Seperti mb Febri,ms eko y,dan kawan-kawan yang membantu kelancaran jalannya lomba. MNH yang membantu persiapan alat, ms Angga yang bantu sholat Dhuha, katanya hujan reda gara-gara dia(Pawang hujan berarti?). Mb Mei yang selalu mendoakan agar hujan terus (hahahaaaa…efek nggak diajak itu)
ucapkan lakukan
kru putra

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Takut Kehilangan Teman Akrab

Hiasilah dirimu dengan iman dan sabar. Iman yang kuat akan menjadikanmu berkomitmen terhadap perintah Allah, dan setelah itu tidak seorangpun yang perlu engkau risaukan.

Siapakah yang lebih berhak mendapatkan ketaatan  : 
Allah ataukah temanmu? Apakah temanmu dapat menyelamatkanmu dari siksa Allah pada hari Kiamat? Allah berfirman :

"Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang zalim menggigit kedua tangannya seraya berkata: 'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia." (Al-Furqan : 27 - 29)

Kita tahu, hidup di dunia ini kita butuh orang lain. Namun, hal itu tidak menjadikan kita sebagai seorang yang membangkang perintah Allah. Jika kita tahu teman kita salah, kenapa kita tidak mengajaknya kembali ke jalan yang benar?

Katakan kepadanya bahwa engkau mencintai dan mengharap kebaikan untuknya. Ingatkan dia dengan ayat-ayat Allah, hadis-hadis Nabi dan terangkanlah maknanya. Bersabarlah dalam dakwahmu, semoga Allah memberi hidayah kepadanya.

Jika dia memperoleh hidayah, maka engkau akan mendapatkan pahala hidayah tersebut. Kalian berdua akan menjadi dua bersaudara yang saling bahu-membahu dalam kebaikan dan takwa.

Jika dirimu telah mencoba segala cara untuk memberi hidayah kepadanya namun dia tetap mempertahankan perilakunya dan menolak ayat-ayat Allah serta nasihatmu, maka jauhilah dia karena dia tidak pantas menjadi temanmu dalam meinti jalanmu menuju Allah.

Teladanilah Nabi Ibrahim as. yang berlepas diri dari ayahnya ketika jelas sudah kekafirannya.
Nabi Nuh pun juga begitu, meninggalkan mereka ketika anak dan istrinya tidak mau mengikuti jalan kebenaran.

Bukankah setiap orang yang menolak perintah Allah adalah musuh Allah? bukankah orang yang menarikmu  menuju kemaksiatan dan menggiringmu menuju Jahannam adalah musuh bagimu? Meski dia terus menerus dalam kemaksiatannya, kamu wajib tetap tegar dalam menapaki kepatuhan perintah Allah dalam firmann-Nya 

"Wahai orang yang beriman janganlah engkau jadikan orang-orang yang dimurkai Allah sebagai penolongmu". (Al-Mutahanah : 13)

Jauhilah dia dan bersahabatlah dengan orang yang cinta Allah dan rasul-Nya, sahabat yang akan membawamu ke surga. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

3 golongan yang tidak mendapat hidayah

Allah adalah sumber petunjuk dan kesesatan. Memberi petunjuk bagi orang-orang yang mau menerima Al-Qur’an, dan  Allah biarkan orang yang tidak mau menerima Al-Qur’an menjadi sesat.
Tiga golongan orang yang tidak akan mendapatkan Hidayah/petunjuk dari Allah yaitu :
1.      Golongan orang-orang kafir, yaitu selain orang-orang Islam. Dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak 4 kali bahwa Allah tidak akan memberikan petunjuk untuk orang-orang kafir. Diantaranya adalah :

Dan Allah tidak memberi petunujuk kepada orang-orang yang kafir
(Q.S. Al-Baqarah : 264)

Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir
(Q.S. Al-Maidah : 67)

Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir
(Q.S. At-Taubah : 37)

Yang demikian itu desebabkan karena sesungguhnya mereka mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada member petunjuk kepada kaum yang kafir” (Q.S. An-Nahl : 107)

2.      Golongan orang-orang fasik, yaitu orang-orang yang mengetahui kebenaran tapi tidak mau menjalankannya. Dalam hal ini tidak hanya orang yang bukan beragama Islam saja. Tapi orang yang beragama Islampun dapat termasuk ke dalam golongan ini.
Dalam Al-Qur’an, disebutkan sebanyak 5 kali bahwa Allah tidak akan memberikan petunjuk pada orang-orang fasik.

Q.S. Al-Maidah : 108
Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik

Q.S. At-Taubah : 24
Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik

Q.S. At-Taubah : 80
Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik

As-Saff : 5
Maka tatkala berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka, dan Allah tiada memberi  petunjuk kepada kaum yang fasik

Al-Munafiqun : 6
Sama saja bagi mereka, kamu mintakan ampunan atau tidak kamu mintakan ampunan bagi mereka. Allah tidak akan mengampuni mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik

3.      Golongan orang-orang yang dzalim, yaitu orang yang tidak menempatkan perkara pada tempatnya. Tidak adil, (diberi amanah tetapi tidak menjalankannya). Sedangkan untuk orang-orang zalim disebutkan paling banyak yaitu sebanyak 8 kali.

Q.S. Al-Baqarah : 258
dan Allah tidak  memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim

Q.S. Al-‘Anam : 52
Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi hari dan petang hari, sedang mereka menghendaki keredhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim

 Q.S. Al-‘Anam : 144
“sesungguhnya Allah tidak member petunjuk kepada orang-orang yang zalim”

 Q.S. At-Taubah : 19
dan Allah tidakmemberikan petunjuk kepada kaum yang zalim

 Q.S. Al-Qashas : 60
Dan apa saja  yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah keni’matan hidup dunia dan perhiasannya; sedang apa yang disisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal. Maka apakah kamu tidak memahaminya?

 Q.S.Al-Ahqaf : 10
Katakanlah, "Terangkanlah kepada-Ku, bagaimana pendapatmu jika sebenarnya Al Quran ini datang dari Allah, dan kamu mengingkarinya, padahal ada seorang saksi dari Bani Israil yang mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) Al Qur’an lalu dia beriman, dan kamu menyombongkan diri. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim” ”

 Q.S.As-Saff : 7
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakaan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada agama Islam? Dan Allah tidak member petunjuk kepada orang-orang yang zalim”

 Q.S. Al-Jumuah : 5
“Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum zalim”

Ketiganya disebutkan dalam ayat yang hampir berurutan. Yaitu dalam Q.S. Al-Maidah  ayat 44,45,47.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang berserah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir” (Q.S. Al-Maidah : 44)

“Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At-Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka(pun) ada qishashnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak qishash)nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim
(Q.S. Al-Maidah : 45)

“Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan peerkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik” (Q.S. Al-Maidah : 47)

Relakah  kita menjadi salah satu diantara ketiga golongan itu? Mari kita instropeksi diri. Tingkatkan iman dan senantiasa dekat dengan Allah^^ 
Semoga kita tidak termasuk kedalam ketiga golongan tersebut.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Follow Kami di Facebook


Mau nyumbang artikel atau tulisan? sampaikan aja lewat sini page isamtiga di facebook atau kirim artikelnya ke

isam.tiga@gmail.com